Rapat Koordinasi untuk Penguatan APIP melalui Optimalisasi WBS

Dalam rangka upaya penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan termasuk di dalamnya pemberantasan korupsi, suap, dan praktik kecurangan lainnya, banyak penelitian menyimpulkan bahwa salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah dan memerangi praktik yang bertentangan dengan tata kelola pemerintahan yang baik adalah melalui sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system/WBS). Efektivitasnya terlihat dari jumlah kecurangan yang berhasil dideteksi dan juga waktu penindakannya yang relatif lebih singkat dibandingkan dengan cara lainnya. Selain itu, pimpinan organisasi memiliki kesempatan untuk mengatasi permasalahan secara internal dahulu, sebelum permasalahan tersebut mencuat di ruang publik yang dapat mempengaruhi reputasi organisasi Beberapa referensi seperti PricewaterhouseCoopers (PwC) melalui surveinya sepuluh tahun lalu terhadap 5.400 perusahaan di 40 negara menyimpulkan bahwa whistleblower (pengungkap fakta/pelapor) memainkan “peran penting” dalam mengungkap fraud khususnya kejahatan ekonomi dalam bisnis.